Anak sering ogah-ogahan makan. Nampak tidak memiliki nafsu makan. Bila ini dibiarkan maka akan mempengaruhi kesehatannya. Bila mendapati kondisi anak Anda demikian, maka Anda harus memperhatikan hal-hal berikut :
1. Memeriksakan anak ke seorang dokter untuk membuat si anak memiliki gairah makan dan mengantisipasinya dari berbagai penyakit.
2. Jangan membuat anak statis, biarkan ia bermain, bergerak di alam terbuka yang memiliki udara segar dan pemandangan indah, terutama jika rumah Anda tidak luas, anak-anak perlu diajak jalan-jalan ke kebun atau desa yang tidak jauh dari tempat tinggal Anda.
3. Jangan terlalu memaksa anak memakan sesuatu yang tidak ia suka atau tidak doyan. Pilihkan makanan yang bergizi lainnya yang ia sukai.
4. Suasana makan bersama harus dibuat senyaman dan sesering mungkin. Jangan membawa problematika keluarga ke dalam meja makan, ini akan membuat nafsu makan menjadi lenyap.
5. Mungkin keengganan anak menyantap makanan kerena sedang jengkel pada ibu atau ayahnya. Mungkin juga menuntut makanan sesuatu keinginannya. Jika ia merajuk seperti itu, jangan dituruti. Biarkan saja. Sebab kalau perutnya lapar, toh akan makan juga dengan masakan yang ada.
6. Jika si anak telah lelah berjalan, tak ayal, ia enggan makan nasi. Sekarang ini banyak jenis makanan anak-anak dibuat dalam berbagai rasa dan kemasan yang menarik. Berbagai jenis permen, snack, roti dan kue-kue yang dijajakan di semua toko mendorong anak suka jajan. Jika cemilan-cemilan itu lebih dominan, ia pun enggan makan makanan pokok. Si ibu harus pandai mengatur pola makan bagi putra-putrinya berdasarkan pola makan yang sehat, dalam perkembangan dan pertumbuhan anak yang sehat jangan kalah dengan rengekan mereka, karena akibatnya akan buruk. @@@
1. Memeriksakan anak ke seorang dokter untuk membuat si anak memiliki gairah makan dan mengantisipasinya dari berbagai penyakit.
2. Jangan membuat anak statis, biarkan ia bermain, bergerak di alam terbuka yang memiliki udara segar dan pemandangan indah, terutama jika rumah Anda tidak luas, anak-anak perlu diajak jalan-jalan ke kebun atau desa yang tidak jauh dari tempat tinggal Anda.
3. Jangan terlalu memaksa anak memakan sesuatu yang tidak ia suka atau tidak doyan. Pilihkan makanan yang bergizi lainnya yang ia sukai.
4. Suasana makan bersama harus dibuat senyaman dan sesering mungkin. Jangan membawa problematika keluarga ke dalam meja makan, ini akan membuat nafsu makan menjadi lenyap.
5. Mungkin keengganan anak menyantap makanan kerena sedang jengkel pada ibu atau ayahnya. Mungkin juga menuntut makanan sesuatu keinginannya. Jika ia merajuk seperti itu, jangan dituruti. Biarkan saja. Sebab kalau perutnya lapar, toh akan makan juga dengan masakan yang ada.
6. Jika si anak telah lelah berjalan, tak ayal, ia enggan makan nasi. Sekarang ini banyak jenis makanan anak-anak dibuat dalam berbagai rasa dan kemasan yang menarik. Berbagai jenis permen, snack, roti dan kue-kue yang dijajakan di semua toko mendorong anak suka jajan. Jika cemilan-cemilan itu lebih dominan, ia pun enggan makan makanan pokok. Si ibu harus pandai mengatur pola makan bagi putra-putrinya berdasarkan pola makan yang sehat, dalam perkembangan dan pertumbuhan anak yang sehat jangan kalah dengan rengekan mereka, karena akibatnya akan buruk. @@@